Selasa, 08 Desember 2009

Do'a anak jalanan

TUHAN....
Tlah ku baringkan Sluruh jiwa & raga ku
Tlah ku sandarkan Smua harapan & cita2 ku
Krn ku sadar..
Tlah hilang smua apa yg ada pd diri ku
Tlah lenyap smua angan & cita2 ku
Tak ada suatu apa pun yg tersisa
Kini hanya ada Engkau yg slalu menemaniku
Dlm hitam ataupun putih prjalanan hidup ku
Krn ku yakin..
Hanya Engkaulah yg tau isi hati ku
Hanya Engkaulah dpt mengerti perasaan ku
Krn itu..
Tunjukan aku jalan lurus Mu
Agar dpt ku langkahkan kaki ku
Menuju kesempurnaan sejati
Yg tak lepas dari ridho Mu.

by : http://www.facebook.com/Nafi'uddin.Efendi

Minggu, 18 Oktober 2009

Secercah cahaya memberi senyuman

Bersimpuh di pelipis dermaga
Meniti musim menyongsong senja
Membawa keadaan penuh luka,
Mencipta sejagad tanya

Membuka lembaran langit
Membaca halaman terlipat
Memburu suasana Hangat
Meniti waktu mencari kesalahan diri
Sebagai kumparan tanya peroleh jawab

Pagi yang menggeliat
Pancaran cahaya mendekap sekejap
Antara nyata dan kasat
Membuat hidup terasa hangat

Tuhan menganugrahkan nikmat
Agar aku bisa bersyukur kepadanya
Tuhan menganugrahkan musibah
Agar aku dapat selalu mengingatnya

Terima kasih Tuhan…
Kau telah taburi diriku dengan senyuman
Membuat hati serasa terang, nyaman dan tentram
Bagai bintang di gemerlapan malam

by: rudi

Rabu, 14 Oktober 2009

Bebas....

Kala burung lari meninggalkan sangkar
bagai Jiwa tak bertuan.
Hilang tanpa arah tujuan

menyengat bau kasturi
membuat bingung tak terkendali
kemanakah jiwa ku kini..?

Anginpun mendesir sayapku
Membuatku ingin terbang jauh
Hingga sampai pada tempat yang teduh

Dan biarkan ku menari-nari
hingga Jiwaku menembus titian makna dan hakiki.
Tuk bekal kehidupan yang abadi

By: Rudy

Selasa, 13 Oktober 2009

Serunai dibawah rembulan Dini Hari


Seberat apa beban yang jatuh dipundakmu ?
hingga kau bergumam di dalam sunyi
bagai serunai dibawah rembulan dini hari.

”Apakah Kalam Abadi yang telah Dia amanahkan
sehingga tugasmu berupa kewajiban menyampaikan firman ?" *

“Ataukah engkau telah diundang kegunung Tursina
untuk menyaksikan api membara diranting pepohonan ?” **

“Atau engkau dihantui mimpi malam
agar membawa anakmu keatas altar pengorbanan ?” ***

Jika pedihmu tak seberat tugas para utusan
Maka jangan merasa bahwa engkau sendirian

Hatiku disini menjengukmu setiap pagi

Jika dukamu musabab luka kehilangan
Gamit tanganku agar tak kau rasa pedih perpisahan

Hatiku disini menyertaimu setiap malam


by: M Syarif Kh
Seberat apa beban yang jatuh dipundakmu ?
hingga kau bergumam di dalam sunyi
bagai serunai dibawah rembulan dini hari.

”Apakah Kalam Abadi yang telah Dia amanahkan
sehingga tugasmu berupa kewajiban menyampaikan firman ?" *

“Ataukah engkau telah diundang kegunung Tursina
untuk menyaksikan api membara diranting pepohonan ?” **

“Atau engkau dihantui mimpi malam
agar membawa anakmu keatas altar pengorbanan ?” ***

Jika pedihmu tak seberat tugas para utusan
Maka jangan merasa bahwa engkau sendirian

Hatiku disini menjengukmu setiap pagi

Jika dukamu musabab luka kehilangan
Gamit tanganku agar tak kau rasa pedih perpisahan

Hatiku disini menyertaimu setiap malam


by: M Syarif Kh

Cinta...???

Apakah ini yang namanya
Cinta tak bertepi…yang selalu
Berjalan tanpa bersingga
Hanya menghampiri…

Jika cinta datang hanya
Untuk menemani hati yang
Sunyi….

mengapa akhir..
Dari cerita cinta selalu meninggalkan
Luka perih..yang sulit terobati..

Jika cinta itu indah…
Kenapa cinta tak pena
Mengindahkan hati ku yang
Kegelisahan yang menghantui…

Ako hanya berharap cinta itu..
Datang dari hati…
Yang bisa mengisi kekosongan
Yang menutupi jiwa yang sepi…

Dan bisa mengangkat hati yang
Tenggelam dalam lautan berapi…

by: ikhwan Ardianto

Secercah Cahaya


Tiada suatu diresahkan dan dipikirkan
hati berkelana mengelilingi alam semesta
kehidupan ini hanya sesaat, buat apa diikat dalam samsara
dimanakah beranda ketenagan kan kutemukan

kulihat daun pohon pisang
dalam diam akupun menggumam
menafsirkan segala angan
menunggu sebuah jawaban

setitik cahaya memberi harapan
mengasah belati menjadikan tajam
merancang strategi dalam gurindam malam
berharap menang dalam medan perang

by: rudy

Digitally Imported Radio